Minggu, 15 Desember 2013

Sablon Digital

MAJU TERUS INDONESIA!!!

Hey!!! boys and girls, bro and sist, dan juga agan-agan yang suka design kaos sendiri, dan khusus nich buat agan-agannya yang punya atau lagi ngembangin usaha di bidang advertising atau sablon, mungkin yang ingin tahu sekalian buat referensi yang lagi minat sama design kaos sablon digital. Untuk info yang akan kita bahas di edisi kali ini adalah info mengenai sablon digital. Sebagian orang mungkin masih awam atau belum tahu dan ada juga bagi sebagian orang atau masyarakat di Indonesia masih belum paham tentang apa sih sablon digital itu?, dan mungkin juga dari sebagian masyarakat ini juga masih bertanya-tanya apa sih kelebihan dari sablon digital ini?. Setelah memposting sablon DTG (Direct To Garment) di edisi sebelumnya, gak etis rasanya kalau belum memberikan info tentang saudara dari sablon DTG (Direct To Garment) yaitu sablon digital.

Dilihat dari jenisnya antara sablon digital dan sablon DTG (Direct To Garment) itu memang sama-sama jenis sablon digital. Yang membedakan antara sablon digital dan sablon DTG (Direct To Garment) itu hanya media yang dipakai saat proses pewarnaan atau pengaplikasian pada bahan yang siap disablon. Untuk aplikasi dari sablon DTG (Direct To Garment) sudah kita bahas pada edisi sebelumnya, dan untuk edisi kali ini kita akan membahas aplikasi dari sablon digital. Media aplikasi untuk sablon digital menggunakan media Transfer Paper, media ini pun ada 2 jenis yaitu Transfer Paper dengan pemakaian buble jet dan inkjet. Tentu kedua jenis Transfer Paper ini pun juga menggunakan media yang beda pula, pada Transfer Paper dengan menggunakan buble jet biasanya menggunakan Transfer Paper khusus buble jet begitu juga dengan Transfer Paper yang menggunakan inkjet biasanya menggunakan Transfer Paper kuhusus inkjet.

Transfer Paper buble jet

Tansfer Paper ink jet
 Perbedaan yang mencolok antara kedua jenis Transfer Paper ini ialah pada hasil sablonannya. Sablonan dengan menggunakan Transfer Paper bublr jet akan terlihat lebih menyatu dengan serat kain dari pada Tranfer Paper inkjet yang hanya melakukan pewarnaan diatas kertas kemudian ditempel dengan mesin press, sistem penempelannya pun berbeda antara Transfer Paper buble jet dan Transfer Paper inkjet. Bila menggunakan buble jet, setelah diprint cukup ditempel pada kaos yang akan disablon stelah itu dipress kemudian dicabut kertasnya yang sudah tidak terpakai lagi. Lain dengan Transfer Paper inkjet setelah diprint harus dilepas dulu dari kertas seperti sticker kemudian ditempel pada kaos yang akan disablon dan dipress. WELL!!! mungkin hanya sebatas ini saja info yang bisa kita share untuk temen-temen dan agan-agannya, apabila ada yang kurang dimengerti atau masih kurang jelas lagi, silahkan bertanya dan coment kita.

Mesin Press T-shirt

Hasil Transfer Paper ink jet
Hasil Transfer Paper buble jet

0 komentar:

Posting Komentar